Monday, December 7, 2009

Membuat prakarya dari Flannel

Mau itu aksesoris, boneka, pajangan dan sejenisnya, kamu juga bisa buat sendiri. Caranya mudah serta perlengkapan yang kamu butuhkan juga mudah didapat. Selain material bahan dan lainnya, ada hal lain yang gak kalah penting yang kamu harus miliki (wajib) yaitu N.I.A.T. Tanpa niat, selengkap dan sebanyak apapun peralatan serta ide kamu gak akan ada gunanya.

Langkah-langkah membuat prakarya dari Flannel, sebagai berikut


1. Persiapan 
ada beberapa material yang kamu harus siapkan seperti :

    - Bahan Flannel aneka warna
    - Benang jahit / benang sulam aneka warna
    - Dacron / kapas
    - Jarum jahit
    - Lem bening (UHU)
    - Lem putih (FOX)
    - Pencil warna
    - Cartoon (untuk pola)
    - Gunting / cutter
    - Lidi / sumpit
    - Gantungan HP / Gantungan Kunci*
       (bisa disesuaikan dengan kreasi yang akan dibuat)

2. Membuat Pola 
Setelah semua bahan dan alat kamu siapkan, sekarang saatnya kamu membuat pola dasar untuk kreasi kamu.
Siapan karton, pencil dan gunting. Kamu gambarkan pola dasar kreasi kamu di atas karton kemudian kamu gunting sesuai dengan pola yang sudah kamu gambar.
(bagi pemula usahakan jangan membuat desain yang membutuhkan banyak detail karena akan sulit dalam mengaplikasikannya.)

3. Mengaplikasikan Pola di Bahan Flannel
Setelah kamu membuat pola tadi, kamu bisa langsung mengaplikasikan pola kamu di atas bahan flannel. Ada dua cara pengaplikasian, (1) kamu cetak pola dari karton tadi ke atas bahan flannel dengan menggunakan pencil kemudian kamu gunting sesuai dengan pola yang kamu cetak, atau (2) kamu langsung saja menggunting bahan flannel dengan pola yang masih menempel dibahan.
(untuk no.2 jika kamu takut pola akan menggeser, kamu bisa pakaikan jarum pentul agar pola tidak berubah tempat.)

4. Menjahit
Sekarang kamu siap untuk menyambung pola dasar dengan cara menjahit. Kamu tumpuk 2 bagian bahan flannel yang sudah jadi, kemudian kamu jahit seluruh tepinya dan kamu sisakan lubang untuk memasukkan dacron / kapas. Sebisa mungkin jarak jahitan kamu ke bagian tepi sedekat mungkin agar jahitan terlihat lebih rapih.
(Teknik menyambung ini tidak harus dengan menjahit. Bisa juga dengan di lem memakai lem bening (biasanya lem UHU). Ada beberapa cara menyambung dengan lem yaitu teknik tumpuk, sambung, dll. Dalam teknik menyambung saya lebih menyarankan dengan cara dijahit, karena dengan dijahit sambungan akan lebih kuat dan kreasi kamu akan lebih awet dibanding dengan di lem. Walaupun teknik menjahit memakan waktu yang lebih lama dari lem, tapi hasil akhir yang kamu dapatkan akan lebih bagus dan lebih tahan lama.)

5. Mengisi dacron
Selain dacron, kapas dan perca kain flannel (potongan sisa) juga bisa kamu pakai untuk isi hasil karya kamu. Tapi lebih disarankan kamu pergunakan dacron karena dacron dapat mengembang dan lebih tahan lama serta hasil yang dihasilkan lebih bagus dan rapih.
Ambil bahan yang kamu sudah jahit dan kamu beri lubang tadi, kemudian kamu masukan dacron sedikit demi sedikit. Kamu bisa pergunakan lidi / sumpit untuk membantu memasukkan dacron ke bagian-bagian yang tidak terjangkau oleh jarimu. Banyaknya isi bisa kamu sesuaikan. Semakin banyak dacron yang kamu masukkan, hasilnya akan semakin baik karena akan lebih membentuk. Setelah kamu rasa cukup, kemudian kamu jahit lubang tadi dengan benang.

6. Finishing
Kreasi kamu sudah jadi. Untuk finishing kamu bisa tambahkan berbagai macam aksesoris. Bisa pita, manik-manik, benang wool, dll Kamu juga memasukkan hasil karyamu ke dalam box mika atau bisa juga kamu gantung.

Sekian dulu ya... Semoga tips-tips diatas bisa bantu kamu dalam membuat sebuah prakarya. Jika ada pertanyaan atau pesanan kamu kontak "O-felt" aja via email.

Selamat mencoba yach....!!!!!

salam
O-felt

No comments:

Post a Comment