Kerja.. Kerja... Kerja...
Jika anda seorang pekerja, berapa yang dapat anda hasilkan dari pekerjaan anda dalam sebulan? berapa banyak yang anda keluarkan untuk kebutuhan anda dan keluarga dalam bulan tersebut? bisakan anda menyisihkan setidaknya 10% dari penghasilan anda untuk tabungan?
Jika anda seorang pelajar atau mahasiswa, dari mana sumber penghasilan anda? apakah dari orang tua? cukupkah untuk memenuhi semua kebutuhan bahkan keinginan anda?
Jika anda seorang ibu rumah tangga, cukupkah penghasilan suami anda untuk memenuhi kebutuhan anda sekeluarga dalam satu bulan?
Jika kebanyakan jawaban anda atas pertanyaan diatas adalah "tidak" atau "cukup", maka kesimpulannya adalah "hanya dengan bekerja saja tidak cukup untuk memenuhi semua keinginan bahkan kebutuhan hidup".
Kerja keras ...
..saja tidak cukup untuk masa sekarang ini, jadi anda harus..
... kerja pintar.
Apapun dan siapapun anda, baik karyawan, pelajar, mahasiswa atau ibu rumah tangga, anda dapat memperoleh penghasilan tambahan dengan mencoba satu atau lebih dari beberapa cara berikut :
1. Marketing Freeland (based on commision), seperti mengikuti MLM
- kerja sambilan tanpa terikat waktu (harus dilakukan diluar jam kerja bagi karyawan)
- bagi pelajar/mahasiswa, dapat sebagai pengalaman kerja nantinya jika sudah lulus
- bagi ibu rumah tangga, dapat dilakukan tanpa mengganggu pekerjaan di rumah
3. Membuat Koperasi Mini, Terutama bagi pelajar, mahasiswa dan ibu rumah tangga karena mereka lebih banyak memiliki waktu luang dibandingkan dengan karyawan yang 8-9 jam sehari dan 5-6 hari seminggu di tempat kerja, lebih memungkinkan memilih cara ini. Mengenai modal tidak perlu bingung, kalau berat untuk memulai sendiri, bisa join dengan beberapa orang teman untuk menggalang dana dan sistem kerjanya pun harus disusun agar pada saat pembagian hasil tidak ada pihak yang diuntungkan atau dirugikan.
4. Bang.. Bing.. Bung.. Yo' kita nabung, bagi anda yang bekerja, sebisa mungkin sisihkan penghasilan anda setidaknya 10% dari total yang anda peroleh untuk simpanan anda dikemudian hari atau bisa anda jadikan sebagai invenstasi, misalnya tabungan berjangka 10 tahun (banyak bank yang menawarkan jasa dibidang ini bahkan memberikan gratis asuransi bagi pemegang sampai dengan jatuh tempo). Tapi ingat, walaupun ini adalah penghasilan anda, anggap saja ini sebagai pengeluaran rutin anda, agar anda tidak meng"utak-atik" tabungan tersebut dan anda juga harus memiliki tabungan yang sifatnya fleksible yang kapanpun anda mau pakai anda bisa memakainya.
Bagi ibu rumah tangga, pandai-pandailah mengatur pembelanjaan rutin. Biasakan membuat "daftar belanjaan" sebelum berbelanja untuk menghindari pembelian barang-barang yang sebenarnya tidak dibutuhkan.
Bagi pelajar/mahasiswa, cobalah berhemat dengan cara jangan terpaku dengan sesuatu hal yang dapat menyujangan selalu melihat segala sesuatu dari sudut pandang anda saja, cobalah melihat dari kacamata orang lain, orang tua anda misalnya, sebelum anda menuntut orangtua anda memenuhi semua keinginan anda.





Artikel yang sangat menarik...
ReplyDeletesalam kenal dan mampir ya..
Sukses selalu untuk Anda
Terima kasih atas commentnya. salam kenal juga
ReplyDeletemembuat koperasi mini maksudnya???gmana caranya???boleh mnta no hp aja???
ReplyDeleteThanx alot for ur attention Noevil Delta. menurutku mungkin lebih enak klo kita diskusi via email saja. Kamu bisa email aku di o_felt@ymail.com
ReplyDeleteterima kasih